Muhammad Firzarichsan Putra

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Football Rock and Roll

Sabtu, 09 Februari 2013

Generasi Emas Belgia


Timnas Belgia kini dipenuhi oleh talenta-talenta luar biasa dan memiliki potensi bagus, invasi baru dari salah satu negara di dunia untuk sepakbola?

Mungkin dulu tidak banyak orang yang mengenal nama-nama pemain dari Belgia, saya pun hanya mengenal Emile dan Mbo Mpenza hingga Daniel van Buyten. Cukup masuk akal, karena terakhir kali Belgia berpartisipasi di kejuaraan antar negara adalah tahun 2002 di World Cup Korea-Japan, selebihnya mereka selalu gagal bahkan untuk kejuaraan Euro pun mereka terakhir kali mencicipinya ketika tahun 2000, itu pun ketika mereka menjadi tuan rumah bersama dengan Belanda.

Tetapi situasi berubah beberapa tahun terakhir ini, para talenta-talenta Belgia mulai diburu club club raksasa Eropa, mulai dari Kompany, Vermaelen, hingga sang fenomenal Eden Hazard. Marc Wilmots, pelatih Timnas Belgia mungkin menjadi orang yang paling senang dengan talenta-talenta Belgia saat ini, tetapi beban berat menghinggapinya, mau tidak mau ia harus meloloskan The Red Devils ke kancah Piala Dunia 2014 di Brazil.
Berikut beberapa talenta Belgian Golden Generations versi saya dengan formasi 4-2-3-1:

1. Thibaut Courtois
Muda, Tinggi Tegap, dan mempunya refleks bagus dalam menghalau bola-bola yang mengarah ke gawangnya. Europa League dan Super Euro Cup yang diraih Atletico Madrid musim lalu tidak lepas dari peran kiper yang dipinjam dari Chelsea ini.

2. Guillaume Gillet
Fullback Anderlecht  yang bisa berposisi sebagai Gelandang ini cukup baik dalam membantu menyerang dan bertahan di sisi kanan Belgia, bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan ia sudah dapat bermain di Liga yang lebih besar dari Liga Belgia.

3. Vincent Kompany
Sepertinya sudah tidak ada yang perlu di ragukan lagi dari sosok defender yang satu ini, menyandang ban kapten Manchester City dan Belgia serta menjadi pemain terbaik Liga Inggris 2011-2012 dan mempersembahkan gelar juara BPL untuk Manchester City menjadi jawabannya.

4. Thomas Vermaelen
Verminator, begitulah julukannya,Lugas dan tanpa kompromi mengawal lini pertahanan Arsenal. baru satu musim berbaju Arsenal, Arsene Wenger sudah mempercayainya menjadi Kapten tim pasca kepergian Van Persie.

5. Jan Vertonghen

Dapat bermain sebagai Center Back dan Fullback kiri, Pandai menyusur sisi kiri untuk membantu serangan Tottenham Hotspurs musim ini dan sering kali menjadi pemecah kebuntuan lewat tendangan nya yang akurat.

6. Marouane Fellaini

Salah satu Box To Box Midfielder terbaik di dunia saat ini, walau posisi aslinya sebagai Defensive Midfielder tetapi Gelandang yang memiliki rambut Afro ini lihai memainkan peran sebagai Attacking Midfielder bahkan Second Striker. Bahkan gosipnya pun Chelsea sampai berani membayar £30M untuk pemain ini akhir musim nanti.


7. Axel Witsel
Belgia memiliki duet Gelandang berambut Afro di timnya, salah satunya adalah Axel Witsel. Cemerlang bersama Benfica musim lalu membuat Zenit tidak ragu membayar £34M untuk pemain ini.

8. Eden Hazard
Mungkin inilah salah satu fenomena dari Generasi Emas Belgia, salah satu wonderkid terbaik di dunia. Beruntung Chelsea dapat mengalahkan Club-Club raksasa Eropa lainnya dalam perburuan pemain yang musim lalu bermain untuk Lille ini.

9. Moussa Dembele
Di datangkan dari Fulham dengan banderol £19,5M jelas bukan harga yang murah, tetapi Dembele mampu menjawab keraguan publik White Heart Lane. Coba tanyakan pada fans Man.United, betapa berbahayanya pemain yang sering membuat De Gea jatuh bangun ini.

10. Kevin Mirallas
Di datangkan dari Olympiacos awal musim ini, Kevin Mirallas langsung menjelma menjadi pemain yang di cintai publik Goodisan Park

11. Romelu Lukaku
Pemain yang di juluki The Next Drogba ini gagal bersinar bersama Chelsea musim lalu, Lukaku kini menjadi striker yang menakutkan bagi bek-bek di Premier League. Akselerasi dan Insting nya kian terasah bersama West Brom musim ini.



Seperti yang saya katakan tadi, Marc Wilmots menjadi pelatih yang paling beruntung dengan potensi Belgia saat ini, namun saya pikir dia juga mungkin merasa pusing menentukan Starting XI nya, karena para pemain inti dan cadangan kualitasnya tidak jauh berbeda, berikut beberapa pemain Belgia yang juga memiliki potensi yang luar biasa:

1. Simon Mignolet
Pamornya mungkin kalah dari Wonderkid, Thibaut Coutrois karena dia 'hanya' bermain di Club sekelas Sunderland, tetapi ketika di Timnas ia sering di rotasi oleh Marc Wilmots bersama dengan Courtois.

2. Daniel van Buyten
Usia nya sudah tidak muda lagi, mulai tergusur ke bangku cadangan baik di Timnas Belgia maupun di Bayern Munchen.

3. Radja Nainggolan
Semusim terkahir mungkin menjadi tahun yang baik bagi pemain keturunan Batak ini, permainan nya yang cemerlang bersama Cagliari membuat club-club seperti Juventus dan Inter Milan ingin memboyongnya.

4. Kevin de Bruyne
Di datangkan Chelsea dari RC Genk musim ini, Chelsea langsung meminjamkan kembali ke Werder Bremen, posisi reguler di Bremen membuat permainan winger ini semakin meningkat.

5. Dries Mertens
Sempat diisukan akan bermain untuk Liverpool musim ini, tetapi pemain yang membuat Gary Cahill harus absen di Euro 2012 ini lebih memilih bertahan di PSV Eindhoven.

6. Christian Benteke


Kepindahannya ke Aston Villa musim ini bisa terbilang tepat, permainannya yang cocok dengan gaya Premier League membuatnya dengan mudah beradaptasi dan menjadi sosok tidak tergantikan di pos depan Aston Villa, sering di rotasikan dengan Lukaku di Timnas Belgia.

*BELGIAN FOOTBALL TALENT*



http://en.wikipedia.org/wiki/Belgium_national_football_team

Mungkin masih banyak pemain bertalenta Belgia yang tidak akan saya cantumkan disini, masih banyak talenta seperti Thorgan Hazard, Trio Musonda bersaudara di Chelsea Reserve, Ritchie de Laet, Dedryck Boyata, Adnan Janujaz dll. apabila dari kalian suka memainkan game Football Manager mungkin kalian akan mengetahui betapa berguna nya pemain-pemain yang berasal dari Belgia, bahkan di Football Manager yang saya mainkan, Belgia menjuarai World Cup 2014 dan Euro 2016. hal yang tidak mustahil di dunia nyata apabila para pemain bintang Belgia saat ini mampu bahu membahu dan menghilangkan ego kebintangannya masing-masing. Mungkin saya dan semua pencinta sepakbola di dunia mengharapkan Belgia lolos ke Piala Dunia 2014. ya, mari kita harapkan hal itu terjadi. Belgen komen en laat je grootheid .....

Jumat, 01 Februari 2013

Pep Guardiola Memilih Aman?


Rabu, 16 January 2013.......tiba-tiba isi timeline twitter saya di penuhi oleh berita tentang Pep Guardiola, ex manajer Barcelona yang sedang beristirahat sejenak dari dunia Sepakbola. setelah saya simak, keputusan mengejutkan datang dari Pep Guardiola dan tentu itu sangat mengagetkan saya. "Resmi, Bayern Munchen mengontrak Josep Guardiola sebagai manajer untuk musim depan" ya, kira-kira seperti itu tweet-tweet yang bermunculan di timeline saya.

Jelas, ini membuat saya agak sedikit kecewa dengan keputusan Pep. alih-alih melatih Chelsea, Manchester City atau bahkan menjadi suksesor Fergie di United, ia malah memilih "aman" dengan menyetujui permintaan dari Bayern Munchen yang notabene nya bermain di Liga yang lebih kecil di bandingkan dengan Premier League dan BBVA. banyak yang mencibir putusan Pep memilih Bayern sebagai singgahan selanjutnya, tetapi tidak sedikit pula yang mendukung keputusan manajer yang sukses menyempurnakan possession football tersebut. Andre Villas-Boas pun sampai terkejut dengan keputusan Pep. "Bayern memang salah satu Club terbesar di dunia, tapi berada di liga yang tak pernah saya kira akan disinggahi Guardiola".

Tetapi setelah saya cermati, Bayern adalah Club paling aman bagi Guardiola. di bandingkan dengan Chelsea yang mengusung gaya pragmatis atau Manchester City, Bayern adalah Club yang paling mendekati dengan Barcelona. Bayern memiliki struktur organisasi, kepedulian dalam mengorbitkan pemain muda, dan tentu saja mengusung gaya possession football. itu artinya Guardiola hanya butuh sedikit adaptasi. Berbeda apabila ia jadi merapat ke Chelsea dan Manchester City, walaupun kedua club tersebut mampu mengiming-imingi uang yang berlimpah dan memberikan seluruh fasilitas apa yang Pep minta, tetap saja kedua club tersebut memiliki pemilik yang ambisius dan jelas itu akan menjadi tekanan bagi Pep, selain itu ia pun harus memulai dari nol dalam menerapkan gaya tiki-taka. Berbeda dengan di Bayern, gaya bermain indah ala Total Football Belanda yang menjadi dasar dari tiki-taka ala Guardiola sudah pernah dirintis oleh Louis Van Gaal yang menukangi Bayern pada tahun 2009-2011.

Walau begitu tantangan besar menanti Pep di depan, Bayern yang sudah 2 musim tanpa trofi, 2 kali lolos ke Final Liga Champions dan 2 kali pula mereka gagal, memiliki pemain berego tinggi seperti Robben dan Ribery jelas harus bisa di taklukan oleh Pep Guardiola. belum lagi mereka memiliki petinggi-petinggi club yang merupakan mantan-mantan Legenda Bayern seperti Karl-Heinz Rummenigge, Franz Beckenbauer dll. yang di kenal memiliki ego tinggi dan mudah melemparkan kritik tajam apabila kinerja pelatih tak bagus.


Akan tetapi, Pep Guardiola bukanlah pelatih kemarin sore. Walau masih terbilang muda tetapi prestasinya semasa menukangi Barcelona dapat dijadikan patokan betapa hebatnya pelatih berkepala plontos ini. Bukan tidak mungkin meraih 6 Gelar dalam satu musim di Barcelona lalu dapat terulang kembali di Bayern Munchen musim mendatang. well.....saya tidak sabar menantikan petualangan  Pep Guardiola di pelabuhan barunya. VAMOS PEP!